Komputasi Context-aware mengacu pada kelas umum sistem mobile yang dapat merasakan lingkungan fisik mereka, dan menyesuaikan perilaku mereka. Sistem tersebut merupakan komponen dari suatu komputasi di mana-mana atau lingkungan komputasi meresap. Tiga aspek penting dari konteks adalah:
• di mana Anda berada
• siapa yang dengan Anda
• sumber daya apa yang di dekatnya
Meskipun lokasi adalah kemampuan utama, context aware tidak selalu menangkap hal-hal yang menarik yang bergerak atau berubah. Context aware dalam kontras digunakan lebih umum untuk orang dekatnya, peralatan, pencahayaan, tingkat kebisingan, ketersediaan jaringan, dan bahkan situasi sosial, misalnya, apakah anda dengan keluarga Anda atau teman dari sekolah.
Konsep ini muncul dari penelitian komputasi di mana-mana di Xerox PARC dan tempat lain di awal 1990-an. Istilah 'context aware' pertama kali digunakan oleh Schilit dan Theimer pada tahun 1994 “Diseminasi Informasi Peta Aktif ke Mobile Host” di mana mereka menggambarkan model komputasi di mana pengguna berinteraksi dengan banyak komputer mobile dan stasioner yang berbeda dan mengklasifikasikan sebuah context aware sebagai salah satu yang dapat beradaptasi sesuai dengan lokasi penggunaan, kumpulan orang dekatnya dan benda, serta perubahan pada objek dari waktu ke waktu sepanjang hari. Context aware berasal sebagai istilah dari komputasi atau sebagai komputasi pervasif untuk menangani menghubungkan perubahan dalam lingkungan dengan sistem komputer. Meskipun berasal sebagai istilah ilmu komputer, itu juga telah diterapkan pada teori bisnis dalam hubungannya dengan masalah manajemen proses bisnis.
Context aware dianggap sebagai teknologi yang memungkinkan untuk sistem komputasi. Context aware digunakan untuk merancang antarmuka pengguna yang inovatif, dan sering digunakan sebagai bagian dari komputasi dan dpt dipakai. Hal ini juga mulai dirasakan di internet dengan munculnya mesin pencari hibrida. Schmidt, Beigl & Gellersen mendefinisikan faktor-faktor manusia dan lingkungan fisik sebagai dua aspek penting berkaitan dengan ilmu komputer.
Context aware berkaitan dengan akuisisi konteks (misalnya menggunakan sensor untuk melihat situasi), abstraksi dan pemahaman dari konteks (misalnya yang cocok dengan stimulus sensorik dianggap konteks), dan perilaku aplikasi berbasis pada konteks yang diakui (misalnya memicu tindakan berdasarkan konteks). Sebagai aktivitas user dan lokasi sangat penting untuk banyak aplikasi, context aware telah difokuskan lebih mendalam dalam bidang penelitian kesadaran lokasi dan pengakuan aktivitas.
sumber : http://en.wikipedia.org/wiki/Context_awareness
http://en.wikipedia.org/wiki/Context-aware_pervasive_systems
Tidak ada komentar:
Posting Komentar